Search This Blog

Pages

Explore The Archive

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Oktober 2010

Install Windows XP di HP Mini 210-1014 via Flashdisk

INSTALL WINDOWS XP di HP MINI 210 dengan FLASHDISK

Seperti yang sudah saya ceritakan pada postingan Install Windows XP via Flasdisk, saya dimintai tolong sama adik sepupu buat benerin netbook dia, awalnya saya kira cuma error-error biasa yang tanpa install ulang dapat dibenerin, tapi ternyata Windows sudah di kuasai oleh virus, bukan virus biasa, namanya W32/VIRUT.GEN. virus varian Trojan ini emang sulit diberantas, virus ini merusak semua file *exe (aplikasi) yang berada di kompi. Tidak hanya itu, menu my computer pun di buatnya tidak bisa dijalankan, otomatis explorer.exe pun gak bisa di buka. Alhasil, harus dilakukan Install ulang windows. Nah ini dia masalahnya, karena Netbook tidak dilengkapi CD-ROM, maka saya harus membuat instalasi windows di media lain selain CD agar bisa dilkukan install ulang. Untuk itu saya menggunakan USB Flasdisk Sebagai pengganti Installasi Windowsnya. Dan suksess 100%. Anda patut mencobanya, tunggu apa lagi…cekidot…!!!
Software dan peralatan yang diperlukan :
• nlite , Software ini berfungsi untuk mengcompile installasi windows dengan Driver HDD SATA HP. Bisa didownload disini.
• Driver SATA HP, tanpa driver ini HDD tidak akan terdeteksi oleh windows pada saat prosess intallasi. Bisa di download disini.
• USB_MultiBoot_10, Software untuk membuat Bootable Windows XP di Flasdisk. Bisa di download disini.


Langsung deh simak bareng-bareng :
Langkah-langkah ini bertujuan untuk mengcompile atau menyatukan Driver SATA HP dan Installer Windows agar nantinya pada saat prosess install HDD pada HP MINI 210-1014 dapat terdeteksi .
1. Masukkan CD Installer Windows pada computer yang ada CD ROM nya,
2. Copy file Installer Windowsnya pada Folder Di Harddisk atau buat folder baru untuk menaruh file Installer nya. Jiaka copy gagal, lakukan burning image menggunakan Nero, dan simpan di di Hardisk. (*nrg). kalu sudah, keluarkan CD installernya, masukkan CD blank ke CD ROM.
3. Extract File image (*nrg) menggunakan winrar ke sebuah folder agar nantinya dapat dibaca oleh Nlite
4. Buka Nlite, klik next dan cari lokasi installer windows (folder hasil extract tadi)


5. Tunggu sampai Nlite selesai melakukan Scanning isi Installer Windows tersebut. Klik Next.
6. Pada menu preset kosongkan saja, klik next!

7. Pada menu "Task Selection" pilih drivers dan bootable iso

8. Extract file Driver SATA HP yang tadi di download dengan double klik (seperti install program biasanya)
9. Kembali ke Nlite. klik insert –> multiple driver folder –> cari folder dimana anda menaruh extract-an Driver SATA HP. Defaultnya bisa ditemukan di C:\swsetup\SP37005. Cari file “iaahci.inf” klik open!






10. Kemudian akan muncul PopUp “Strong Mode TextMode Crivers”. Pilih TextMode Drivers. Pilih semua komponen dengan menekan CRTL+A. dab klik OK



11. Akan muncul popUp "Driver" Klik next ja.

12. Pilih opsi "Yes" untuk memulai proses
13. Pilih Opsi "Next"
14. Hampir selesai..pada General Mode pilih Direct Burn. (sebelumnya masukan dulu CD blank ke CD ROM). isi label sesuka kita. jika muncul popUp, pilih yes aja.

15. Klik Finish jika proses burning telah selesai.

Sampai disini kita sudah selesai menggabungkan Installer Windows dengan Driver SATA HP mini 210-1014 pada CD. Untuk install Windowsnya di HP Mini 210-1014 kita butuh media lain seperti flasdisk ( bagi yang tidak punya CD ROM external ), karena Netbook jenis ini tidak dilengkapi dengan CD ROM. Nah caranya bisa di lihat pada postingan saya sebelumnya di Install Windows XP via Flasdisk.

Cara instalasi windows berikut langkah-langkahnya: 

1. Pertama pilih booting ke usb dengan cara mengatur bios dulu
dengan menekan ESC, tekan F10 untuk di menu pengaturan bios. saat pertama komputer di hidupin
2. cari dibagian boot, ubah (cara nya liat perintah dibagian bawah jendela boot itu, bisa dengan tombol up/down atau f5/f6). jadikan usb sebagai first boot
3. simpan konfigurasi dengan menekan tombol f10, ok
4. laptop akan restart, biarkan laptop booting melalui usb, akan ada jendela baru dimana disana ada beberapa pilihan. untuk pertama kali install, pilih menu text mode ( no 2 ), lakukan proses instalasi windows xp seperti biasa.
5. setelah restart, tetap boot lewat usb, dan pilih menu GUI ( NO 1 ), ikuti perintah selanjutnya, siapkan SN nya.
6. kalau instalasi sudah selesai, kembalikan settingan bios ke DEFAULT ( opsional )!


Semoga bermanfaat......!!!!!

Read More »
04.36 | 2 komentar

Rabu, 27 Oktober 2010

INSTALL ULANG WINDOWS XP VIA USB FLASHDISK

INSTALL ULANG WINDOWS XP VIA USB FLASHDISK
Hhhhhh…..lama tidak posting, teryata bikin kangen juga…!!okelahkalobegitu…hehe pada postingan kali ini, saya akan berbagi tips dan trik bagaimana membuat Instalasi Windows XP di dalam flashdisk, yang nantinya dapat kita gunakan untuk install ulang Windows kalau sewaktu-waktu Windows kita rusak atau dirusak virus sehingga harus dilakukan Install Ulang Windows (seperti kasus saya). Cara ini cukup efektif untuk Install Windows pada netbook/komputer yang tidak diengkapi CD-ROM. Trik ini saya dapat dari berbagai referensi dari situs-situs yang ditunjuk oleh mbah google.
Seperti yang dikatakan pepatah, Penglaman adalah guru terbaik. Karena beberapa waktu yang lalu saya sempat dibuat bingung bagaimana caranya Install Ulang Windows dengan media lain selain CD/DVD. Pada kasus saya beberapa waktu yang lalu saya dimintai tolong buat install ulang windows di netbook yang tidak dilengakpi dengan CD ROM. Setelah sowan sama mbah google akhirnya saya dapat pencerahan mengenai Install Windows XP Via Flasdisk. Dalam hal ini saya menggunaka flashdisk 2GB sebagai pengganti CD installasinya. Okelahkalobegitu, langsung aja dimulai pelajarannya…hohoho…!!
Yang pertama kita lakukan adalah menyiapkan Flashdisk minimal 1GB, CD Instalasi Windows XP, dan Shoftware untuk membuat Bootable Windows XP di Flasdisk. Dalam hal ini saya sarankan pakai  USB_MultiBoot_10 , bisa di download disini.
Oke, kita langsung simak tahap-tahapnya :
1.      Extract program USB_MultiBoot_10 yang sudah didonwload di harddisk, jangan diflasdik. Siapkan CD WINDOWS XP ( terserah spek berapa aja ), atau file Windows XP yang sudah di mount.
2.      Tancapkan USB Flashdisk
3.      Jalankan USB_MultiBoot_10.cmd yang telah di extact tadi.
4.      Akan muncul di layar cmd “Press any key to continue”, Tekan saja sembarang tombol
5.      Lalu tekan H pada keyboard  kemudian Enter, akan muncul jendela format Flasdisk. Format flashdisk dengan pilihan NTFS file system dan quick format (supaya proses format lebih cepat)
6.      Setelah proses format selasi tutup jendela HP format tools, jangan menutup jendela cmd nya!
7.      Kemudian tekan angka 1 pada keyboard lalu tekan Enter, cari Drive CD XP berada (CD Drive)
8.      Tekan angka 2 pada keyboard kemudian Enter, cari USB Flasdisk yang akan dijadikan installer windows nantinya.
9.      Tekan angka 3 pada keyboard kemudian Enter untuk memulai proses, tekan ok!
10.  Proses Make USB Boot dan peng-copy-an data dimulai
11.  Jika muncul jendela baru di tengah-tengah  proses copy, tekan ok!
12.  Tunggu proses berjalan. Akan muncul jendela baru pada saat-saat akhir proses. Pilih No!
13.  Setelah proses selesai, Akan muncul di layar cmd “Press any key to continue”, Tekan saja sembarang tombol.
14.  Proses pembuatan USB Bootable untuk Instal Windows XP telah selesai.
Nah sekarang kita sudah punya USB Bootble yang berisi file Instalasi Windows XP, yang dapat kita gunakan buat install ulang windows.
Untuk Installasi Windows Menggumakan USB Flasdisk terlebih dahulu kita rubah settingan BIOSnya, tekan ESC saat mulai booting, pilih USB Flash Drive sebagai boot priority, simpan dan reboot. Langkahini ini bertujuan agar booting dilakukan dari Flasdisk.
Catatan – Untuk menghindari file corrupt saat proses peng-copy-an yang berimbas pada kegagalan installasi windows nantinya, tutup program lain yang berjalan sampai proses pembuatan USB Bootable selesai.
Install/setup windows xp melalui usb flashdisk mengalami kendala saat menginstall office (word,exel dll ), seringkali terjadi error dan gagal instalasi. berikut cara mengatasinya
>> buka CD OS Windows
>> cari file di ./I386/FP40EXT.CAB
>> copi dan extract to folder
>> C:\Program Files\Common Files\Microsoft Shared\web server extensions\40\bin


Selamat mencoba, semoga bermanfaat…!

Read More »
11.19 | 0 komentar

Senin, 20 September 2010

Trik Rahasia SMS, Telpon dan Chatting Gratis dari HP ke HP

Hehe.. sudah lama juga rasanya saya tidak memposting Tips dan tricks. Hemm, mumpung lagi ada moot nulis nih, saya pengen kasih tahu bagaimana caranya SMS, Telpon dan Chatting Gratis dari HP ke HP. hayooo, pada penasaran ya?! hehe, langsung deh disimak trik nya.
>> Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah membuat akun di  http://skype.com 
>> Langkah yang kedua anda wajib buat akun juga di http://fring.com/  
>> Kalau sudah, download shofware Fring nya, kemudian install di handphone anda. 
Nah, sekarang anda sudah bisa menelpon, sms, dan chat secara gratis. hehe..tapi jangan senang dulu, untuk hal ini anda cuma bisa nelpon, sms, secara gratis dengan pengguna Skype. itu artinya, anda harus menyuruh teman atau pacar anda melakukan hal yang sama seperti yang anda lakukan agar bisa menelpon dan smsan secara gratis. Selamat mencoba ya, semoga bermanfaat!! Eh iya hampir lupa, aplikasi Fring ini hanya bisa berjalan pada HP yang sudah menggunakan Symbian S60. Syaratnya harus ada Wifi, karena untuk melakukan komunikasi di butuhkan koneksi internet.

Read More »
23.01 | 4 komentar

Selasa, 10 Agustus 2010

OPTIMASI WINDOWS, Mempercepat Booting Windows

Beberapa waktu yang lalu laptop saya mengalami depresi berat, saat start up bootingnya luama banget, sebel banget rasanya. Setelah melakukan perenungan mendalam ( hahaha kaya apa aja ) akhirnya saya memutuskan tanya-tanya sama mbah google, nah akhirnya dapet deh caranya membuat booting windows lebih cepat. Saya pikir gak bakalan berkah kalau ilmu gak di bagi bagikan, nah pada postingan kali ini saya pengen kasih tau bagaimana caranya mempercepat booting windows, gini caranya :
- Buka Regedit (Start -> Run -> Regedit -> OK)
- Set nilai registry: [HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Control \Session Manager\Memory Management \ PrefetchParameters\EnablePrefetcher] menjadi 0 (nol).

Atau, Kamu bisa nyobain trik yang lain, kaya gini ni :
1. Membersihkan starup dengan MsConfig
Masuk ke msconfig melalui run. Kemudian pindah ke halamn ‘startup’. Disini anda dapat menemukansemua program yang dijalankan secara otomatis. Dalam kolom ‘command’ tercantum lokasi program yang bersangkutan di HD. Matikan entri-2 yang berasal dari aplikasi seperti Real Player, Quiketime, Winamp, Nero, dan aplikasi lainnya yang tidak esensial. Biarkan entri windows lainnya apa aadanya. Kemudain restart PC
Kadang setelah restart akan muncul jendela dari aplikasi yang telah dimatikan tadi. Jangan hiraukan ancaman ini.
2. mengatur optimalisasi booting
untuk mengatur proses booting, Microsoft telah mengintegrasi sebuah fungsi khusus ke dalam Windows XP. Fungsi khusus ini secara otomatis akan mengoptimalisasi proses booting windows dan loading program. Untuk fungsi optimalisasi booting ini, windows membuat protocol booting dan loading aplikasi secara terpisah. Berdasarkan file-2 protokol ini, windows menata ulang file-2 di HD dengan bantuan tool defrag. Hasilnya booting akan berjalan lebih cepat.
Setting atau protocol untuk optimalisasi booting ini tersimpan dalam file LAYOUT.INI di folder C:\Windows\Prefetch. Selain itu, untuk setiap aplikasi yang dijalankan, windows menyimpan sebuah file berakhiran .pf. setiap 3 hari sekali (default-nya) windows akan memeriksa file-file ini dan menata ulang penempatan aplikasi di HD.
Seiring bertambahnya waktu, akan terkumpul banyak file .pf dalam folder prefetch. Akibatnya, optimalisasi booting justru semakin memburuk. Karena itu, kita perlu mengosongkan folder ini sebulan sekali agar windows dapat menata ulang secara optimal
3. Mengatur konfigurasi menu boot
Klik kanan ‘mycomputer’ dan buka ‘properties’. Pindah ke tab ‘advanced’ dan klik ‘setting’ di bagian ‘startup and recovery’. Dalam jendela berikutnya anda dapat mengurangi waktu tampilan manu boot atau sepenuhnya mematikan option ‘time to display list of operating systems’.
4. mematikan auto-detect IDE
pada ‘diveci manager’ pilih ‘IDE ATA/ATAPI-Controller’. Buka ‘primary IDE Channel’ dan masuk tab ‘advanced settings’. Setiap kali menemukan entri ‘auto identification’, pilih ‘none’. Lakukan hal yang sama pada ‘secondary IDE channel’.
KERJA LEBIH CEPAT
1. mematikan autorun dan autoplay
fungsi lain yang menghambat pekerjaan adalah autoplay dan autorun. Tidak setiap CD program yang kita masukkan ke dalam drive harus menjalankan program instalansinya.
Melalui ‘run’ ketik ‘gpedit.msc’. buka cabang pada ‘computer configuration’ dan ‘user configuration’ yaitu ‘administrative templates>Systems’. Pada winXP klik ganda ‘turn off autoplay’ di bagian kanan jendela tandai ‘enabled’ dan konfirmasikan dengan mengklik OK.
Lakukan juga pada ‘properties’ dari CD-ROM itu sendiri.
2. melacak penghambat
layanan yang selalu aktif dalam PC tidak selalu berasal dari windows. Ia juga bias berasal dari aplikasi yang lainnya. Untuk melacak layanan yang tidak diperlukan dan memakan resources, lakukan cara berikut.
Pertama, periksa apakah suatu layanan sangat boros resources atau tidak. Untuk itu, gunakan task manager yang dapat ditampilkan dengan cara ‘Ctrl+Alt+Del’. Pilih tab ‘processes’ dan periksa nilai pembebanan untuk suatu proses dalam kolom ‘mem usage’. Perhatikan satu proses yang bernama ‘svchost.exe’. layanan ini bertugas untuk menjalankan file-fileDLL. Dari program apa file DLL itu berasal tidak dapat dilihat di sini. Entri ini tampil beberapa kali dalam daftar dan menunjukkan bahwa ia merupakan pelayan bagi program lainnya.
Kemudian kita harus mengetahui Process Identifier (PID) dari layanan svchost tsb. Klik ‘View’ dan ‘choose column’ dalam task manager, pilih ‘PID’ dalam jendela berikutnya dan klik ‘OK’. Sekarang catat PID layanan yang dicurigai. Buka
DOS-Prompt melalui menu start dan ketik : tasklist/svc
Melaui PID, kita dapat mengetahui tugas apa yang dilakukan layanan tersebut. Anda dapat mematikan layanan tersebut melalui tab ‘services’ dalam msconfig.
3. Meningkatkan cache NTFS
Dengan menjalankan ‘regedit’, cari kunci ‘HKEY_LOCAL_MACHINE >SYSTEM >CurrentControlSet >Control >FileSystem’. Buat DWORD baru dan beri nama ‘NtfsMftZone Reservation’. Kemudian masukkan entri value sebesar ‘2’.
MENGAKHIRI DENGAN CEPAT
1. mengakhiri layanan dengan cepat
jalankan ‘regedit’. Cari kunci ‘HKEY_LOCAL_MACHINE >SYSTEM >ControlSet001 >Control’. Disana kita dapat menemukan entri ‘WaitToKillServiceTimeOut’. Klik ganda entri tersebut dan kurangi nilainya menjadi ‘5000’ (5 detik). Konfirmasi dengan mengklik ‘OK’
2. mengakhiri program lebih cepat
dalam regedit, cari kunci ‘HKEY_CURRENT_USER >ControlPanel >Desktop’ dan klik ganda kunci ‘WaitToKillAppTimeOut’ ubah nila menjadi ‘5000’ (5 Detik). Dalam cabang sama, klik ganda ‘AutoEndTask’ dan ubah nilai dari ‘0’ menjadi ‘1’.selanjutnya windows akan menutup aplikasi tanpa bertanya terlebih dahulu
LAYANAN SISTEM YANG DAPAT DIMATIKAN
Berikut adalah beberapa layanan yang dapat dimatikan pada tab “services’ pada ‘ msconfig’.
1. warning service/alerter = layanan yang menyampaikan peringatan dari administrator.
2. computer browser = mengelola daftar computer dalam lingkungan jaringan
3. indexing service = layanan ini membuat indeks dari dokumen yang ada untuk mempercepat proses pencariannya
4. storage space folder = hanya dibutuhkan dalam sebuah jaringan yang memungkinkan terjadinya pertukaran data antara beberapa PC
5. error reporting service = layanan ini menyampaikan laporan kesalahan dari event-protokol dalam jaringan.
6. server = layanan ini adalah syarat untuk berbagi file dan printer dalam sebuah jaringan
7. TCP/IP NetBIOS Helper = sebuah layanan jaringan
8. System event notification = menyampaikan berita dalam sebuahj jaringan muncul dalam sebuah jendela popup di desktop
9. Netmeeitng remote desktop sharing = layanan yang dapat mengendalikan sebuah PC melalui jaringan atau internet
10. IPSEC Services = hanya dibutuhkan jika ingin membangun koneksi dengan sebuah server
11. Remote Registry = memungkinkan akses registry sebuah PC lain melalui jaringan
12. Telnet = layanan mengakses PC melalui protocol telnet
13. Upload-manager = layanan khusus untuk jaringan
14. Windows time = untuk melakukan sinkronisasi jam dalam system jaringan
15. Portable media serial number service = memeriksa nomor seri.
16. wireless zero configuration = syarat mengatur konfirmasi secara otomatis pada WLAN-adaptor.

Sedikit Informasi,,,, Semoga bermanfaat...!!!

Read More »
04.52 | 0 komentar

Mengatasi Masalah Pada RAM ( Random Access Memory ).

Beberapa minggu yang lalu saya mendapat tugas presentasi dari dosen, mengenai permasalahan RAM dan cara mengatasinya, nah dari pada ilmu ini di simpen di laptop yang cuman menuh menuhin hard disk, saya pikir gak ada salahnya saya share disini…langsung aja kita simak, cekidot…
Mengapa Windows mendeteksi RAM yang lebih sedikit dari yang sesungguhnya ?
Ada banyak hal yang menyebabkan, diantaranya adalah :
1. "Kerusakan" fisik". Untuk mengatasinya Anda harus memeriksa kondisi fisik RAM tersebut. Buka casing komputer Anda, lalu cabut RAM tersebut. Bersihkan apabila RAM dan socketnya kotor. Periksa juga apakah ada karat. Anda juga harus memastikan bahwa RAM tersebut dari bahan yang sama (keemasan atau keperakan). Jika berbeda, sebaiknya Anda mengganti RAM tersebut.
2. ROM Shadowing Pada beberapa BIOS dan driver 16 bit, kadang-kadang memakai sebagian (baca : sedikit) RAM sebelum Windows dijalankan. Beberapa BIOS juga terdapat feature ROM shadowing yang akan mengcopy isi dari system dan video BIOS ROM ke RAM guna meningkatkan performa komputer (Pada DOS dan Windows 3.1 ). Hal ini karena kecepatan ROM lebih rendah dari RAM. Tetapi jika Anda memakai Windows 95/98/NT dengan memori yang minim sebaiknya feature ROM shadowing dimatikan saja (dari CMOS setup), karena Windows 95/98/NT jarang sekali mengakses ROM sehingga RAM tersebut dapat digunakan oleh Windows.
3. Penggunaan VGA card on board. Jika misalnya Anda memiliki RAM 32 Mb dan VGA card 2 Mb, maka RAM yang dapat digunakan hanya sebesar 30 Mb (32 Mb - 2 Mb). Jadi sebaiknya jangan memakai VGA card on board.
4. Terdapat driver atau program yang dijalankan dari config.sys atau autoexec.bat yang bekerja menggunakan RAM. Solusinya : Edit file autoexec.bat dan config.sys dengan menggunakan Notepad. Lalu editlah pada baris yang "mencurigakan" atau yang kira-kira digunakan untuk me-load program. Bila ketemu tambahkan kata REM (tetapi bila Anda menambahkan kata REM maka program tersebut tidak akan di-load/dijalankan). Bila Anda memakai driver CD-ROM 4x dari Teac, ubahlah parameter xmssize= -1 pada autoexec.bat menjadi xmssize=0.
5. Virtual device driver dijalankan dari system.ini. Untuk mengatasinya buka system ini dengan cara klik Start - Run - ketikkan sysedit. Pilih system.ini. Lalu editlah pada baris yang kira-kira digunakan untuk meload virtual device driver. Alternatif lainnya adalah dengan membuat file system.ini yang baru.
6. Terdapat baris Maxphyspage pada file system.ini Silakan lihat pada file system.ini, apakah terdapat baris Maxphyspage atau tidak. Jika ya, hapus baris tersebut.
7. Kesalahan pada CMOS setting. Pada beberapa komputer terdapat feature Memory Hole at 16 Mb atau Hold to 15 Mb RAM. Jika feature tersebut di enable maka jika Anda memiliki RAM yang lebih besar dari 15 Mb atau 16 Mb, Windows tetap akan mendeteksi sebesar 15 Mb atau 16 Mb. Untuk mengatasi hal ini, silakan di disable feature tersebut.
8. Meload Ramdrive.sys dari config.sys Check your Config.sys file for a line containing "Ramdrive.sys." If you have this line, it means you are using a RAM drive. To disable the RAM drive, remove or disable the line in the Config.sys file that contains "ramdrive.sys." To disable the line, use a text editor (such as Notepad) to edit the Config.sys file and place a semicolon (;) at the beginning of the line. Buka file config.sys dengan Notepad. Cek pada file tersebut, apakah terdapat baris ramdrive.sys. Jika ya, hapus baris tersebut
Setelah menambah RAM, mengapa RAM yang terdeteksi masih sama ?
Setelah Anda menginstall RAM, Anda harus melakukan Setup BIOS ulang. Caranya, pada saat pertama kali menghidupkan komputer sampai muncul logo BIOS, tekan Del (untuk beberapa komputer mungkin Ctrl+Alt+Del atau kombinasi key yang lain). Setelah selesai, pilih Save Setting and Exit. Sebagai tambahan informasi untuk setting tersebut, Anda bisa membaca pada manul booknya.
Mengapa terjadi error setelah saya menginstall RAM baru ?
Anda bisa melihat pada manual booknya. Untuk beberapa BIOS : Jika Anda menginstall (misalnya) 2-4 Mb SIMMS dan 2-8 Mb SIMMS, Anda harus meletakkan RAM yang lebih besar pada Bank 1.
Setelah saya menginstall RAM baru, mengapa sering terjadi Blue Screen ?
Pada komputer yang menggunakan bus 66 MHz (Pentium 133 atau yang lebih tinggi), dibutuhkan RAM dengan kecepatan 60 ns atau yang lebih tinggi. Anda bisa saja menggunakan RAM dengan kecepatan yang lebih kecil dari 60 ns tapi Anda harus mengubah setting Wait State pada BIOS. Ubahlah setting tersebut dari 0 (nol) menjadi 1 (satu).
Mengapa muncul tulisan Parity Check Error ?
Tulisan parity check error dapat muncul jika terdapat kerusakan pada salah satu RAM, salah satu proses DMA tidak berjalan dengan lancar, atau karena terdapat virus parity boot pada hard disk Anda.

Semoga bermanfaat..... !

Read More »
04.48 | 0 komentar

Cara Menghapus Virus Shortcut

Pernahkan harddisk computer anda tiba – tiba di penuhin shortcut-shortcut yang gak jelas? Misalnya shortcut Microsoft, shortcut my document, dll. Nah itu semua kerjaan si virus yang mungkin nular dari flashdik anda atau temen anda, virus seperti ini memang tidak terlalu berbahaya. tapi kalau di biarin, gak menutup kemungkinan computer anda terpaksa harus di instal ulang. Virus ini menggandakan dirinya dengan menduplikat folder-folder menjadi folder shortcut yang menuju ke C:/windows/system32. Setiap kita mengeklik folder maka virus ini pun akan menjakiti folder yang kita klik tadi, alhasil didalam folder tersebut terdapat folder-folder shortcut buatan virus. Karena ulah ni virus tak jarang folder asli kita akan kehidden dan di gantikan oleh folder virus tersebut yang menyamar menjadi folder yang menyerupai folder asli kita.
 Nah kalau udah gini kita harus hati-hati, saat kita ngeklik foder palsu buatan virus tadi yang mirip filder kita ( yang menurut kita adalah folder asli kita, padahal folder tersebut adalah hasil duplikat si virus, dan folder asli nya telah di hidden oleh virus ) maka kita sedang menjalankan virus dalam system kita.
Kalau virus udah mendominasi system pada computer kita, maka kinerja computer akan payah, fasilitas yang dapat menghambat kinerja virus akan di blokir oleh virus, seperti task manager dll, bahkan fasilitas screen saver pun dapat di blokir sehingga kita dapat mensetting screen saver pada computer kita ( hal seperti ini pernah saya alami beberapa tahun yang lalu di computer saya ...hehehe).
Udah dulu deh cin congnya, langsung aja kita simak bagaimana caranya membasmi virus nyebai ini, gini cara nya :

1. Pertama matikan dulu proses system restorenya.
2. Matikan proses dari file Wscript yang terletak di C:\Windows\System32, dengan cara menggunakan tools seperti CProcess, HijackThis atau dapat juga menggunakan Task Manager dari Windows.

3. Setelah dimatikan proses dari Wscript tersebut, kita harus men-delete atau me-rename dari file tersebut agar tidak digunakan untuk sementara oleh virus tersebut.
Sebagai catatan, kalau kita me-rename dari file Wscript.exe tersebut dengan otomatis, maka akan dikopikan lagi di folder tersebut. Oleh sebab itu, kita harus mencari di mana file Wscript.exe yang lainnya, biasanya ada di C:\Windows\$NtServicePackUninstall$, C:\Windows\ServicePackFiles\i386.

Tidak seperti virus-virus VBS lainnya, kita bisa mengganti Open With dari file VBS menjadi Notepad, virus ini berextensi MDB yang berarti adalah file Microsoft Access. Jadi Wscript akan menjalankan file DATABASE.MDB seolah-olah dia adalah file VBS.

4. Hapus file induknya yang ada di C:\Documents and Settings\\My Documents\database.mdb, agar setiap kali komputer dijalankan tidak akan me-load file tersebut. Dan jangan lupa kita buka juga MSCONFIG, disable perintah yang menjalankannya.

5. Sekarang kita akan men-delete file-file Autorun.INF. Microsoft.INF dan Thumb.db. Caranya, klik tombol START, ketik CMD, pindah ke drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:\, maka yang harus kita lakukan adalah:

Ketik C:\del Microsoft.inf /s, perintah ini akan men-delete semua file microsoft.inf di seluruh folder di drive C:. Sementara kalau mau pindah drive tinggal diganti nama drivenya saja contoh: D:\del Microsoft.inf /s.

Untuk file autorun.inf, ketik C:\del autorun.inf /s /ah /f, perintah akan men-delete file autorun.inf (syntax /ah /f) digunakan karena file tersebut memakai attrib RSHA, begitu juga untuk file Thumb.db lakukan juga hal yang sama.

6. Untuk men-delete file-file selain 4 file terdahulu, kita harus mencarinya dengan cara search file dengan ekstensi .lnk ukurannya 1 kb. Pada 'More advanced options' pastikan option 'Search system folders' dan 'Search hidden files and folders' keduanya telah dicentang.

Harap berhati-hati, tidak semua file shortcut / file LNK yang berukuran 1 kb adalah virus, kita dapat membedakannya dari ikon, size dan tipenya. Untuk shortcut yang diciptakan virus ikonnya selalu menggunakan icon 'folder', berukuran 1 kb dan bertipe 'shortcut'. Sedangkan folder yang benar harusnya tidak memiliki 'size' dan tipenya adalah 'File Folder'.

7. Fix registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan registry salin script dibawah ini pada program 'notepad' kemudian simpan dengan nama 'Repair.inf'. Jalankan file tersebut dengan cara:

- Klik kanan repair.inf
- Klik Install
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

[del]
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Winupdate
HKCU,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, explorer

Selesai deh, Insyaallah computer anda kembali sehat. Semoga bermanfaat!

Read More »
04.45 | 1 komentar

Sabtu, 22 Mei 2010

Rahasia Short Cut Keyboard Pada Windows

Sekedar informasi aja ni, semoga postingan ini bermanfaat yah buat netter semua. buat pengguna komputer aktif seperti saya,hehe.. tentunya pernah dengar dong istilah short cut keyboard? short cut keyboard adalah langkah efisiensi untuk melakukan/mengoprasikan program dalam sistem operasi denga menekan beberapa tombol pada keyboard. Nah pada postingan kali ini saya akan paparkan semua short cut keyboard untuk sistem operasi windows. nih dia :

Windows sistem kunci kombinasi
    
* F1: Bantuan
    
* CTRL + ESC: Open Start menu
    
* ALT + TAB: Beralih di antara program yang terbuka
    
* ALT + F4: Keluar dari program
    
* SHIFT + DELETE: Menghapus item secara permanen
    
* Windows Logo + L: Mengunci komputer (tanpa menggunakan tombol CTRL + ALT + DELETE).


Windows program kunci kombinasi
    
* CTRL + C: Salin
    
* CTRL + X: Cut
    
* CTRL + V: Paste
    
* CTRL + Z: Undo
    
* CTRL + B: Bold
    
* CTRL + U: Underline
    
* CTRL + I: Italic



Klik mouse / keyboard modifier kombinasi untuk shell objek
    
* Klik SHIFT + kanan: Menampilkan menu shortcut yang berisi alternatif perintah
    
* Klik SHIFT + double click: Menjalankan perintah default alternatif (item kedua pada menu)
    
* Klik ALT + double click: Menampilkan sifat
    
* SHIFT + DELETE: Menghapus item segera tanpa menempatkannya di Recycle Bin


Perintah General keyboard-only 
    
* F1: Mulai Windows Bantuan
    
* F10: Mengaktifkan menu bar
    
* SHIFT + F10 Membuka menu pintas untuk item yang dipilih (ini adalah sama dengan mengklik kanan objek
    
* CTRL + ESC: Membuka menu Start (gunakan tombol PANAH untuk memilih item)
    
* CTRL + ESC atau ESC: Memilih tombol Start (tekan TAB untuk memilih taskbar, atau tekan SHIFT + F10 untuk menu konteks)
    
* CTRL + SHIFT + ESC: Membuka Windows Task Manager
    
* ALT + DOWN PANAH: Membuka daftar drop-down box
    
* ALT + TAB: Beralih ke program lain berjalan (tahan tombol ALT kemudian tekan tombol TAB untuk melihat jendela tugas-switching)
    
* SHIFT: Tekan dan tahan tombol SHIFT saat Anda memasukkan CD-ROM untuk memotong fitur otomatis yang dijalankan
    
* ALT + SPACE: Menampilkan jendela utama's System menu (dari menu System, Anda dapat mengembalikan, memindahkan, mengubah ukuran, meminimalkan, memaksimalkan, atau menutup jendela)
    
* ALT + - (ALT + tanda hubung): Menampilkan Multiple Document Interface (MDI) anak jendela System menu (dari menu Sistem anak MDI jendela, Anda dapat mengembalikan, memindahkan, mengubah ukuran, meminimalkan, memaksimalkan, atau menutup jendela anak)
    
* CTRL + TAB: Berpindah ke jendela anak berikutnya Multiple Document Interface (MDI) program
    
* ALT + huruf bergaris bawah pada menu: Membuka menu
    
* ALT + F4: Menutup jendela aktif
    
* CTRL + F4: Menutup Beberapa saat Document Interface (MDI) window
    
* ALT + F6: Beralih di antara beberapa jendela dalam program yang sama (misalnya, ketika Cari kotak dialog Notepad ditampilkan, ALT + F6 switch antara dialog Cari kotak dan jendela Notepad utama)


 Shell obyek dan folder umum / shortcut Windows ExplorerUntuk objek yang dipilih:
    
* F2: Ubah nama objek
    
* F3: Cari semua file
    
* CTRL + X: Cut
    
* CTRL + C: Salin
    
* CTRL + V: Paste
    
* SHIFT + DELETE: seleksi Hapus segera, tanpa memindahkan item ke Recycle Bin
    
* ALT + ENTER: Buka properti untuk objek yang dipilih
Untuk menyalin fileTekan dan tahan tombol CTRL sambil men-drag file tersebut ke folder lain.
 

Untuk membuat cara pintasTekan dan tahan tombol CTRL + SHIFT saat Anda men-drag file ke desktop atau folder.

 Uolder umum/ shortcut control
    
* F4: Selects the Go To A Folder kotak yang berbeda-beda dan bergerak ke bawah entri dalam kotak (jika toolbar aktif di Windows Explorer)
    
* F5: merefresh jendela aktif.
    
* F6: Moves antara panel di Windows Explorer
    
* CTRL + G: Membuka Go To Folder tool (pada Windows 95 Windows Explorer only)
    
* CTRL + Z: Undo perintah terakhir
    
* CTRL + A: Memilih semua item di jendela
    
* BACKSPACE: Pindah ke folder induk
    
* Klik + SHIFT + tombol Close: Untuk folder, menutup folder saat ini ditambah semua folder induk

Windows Explorer pohon kontrol
    
* Keypad *: Perluas segala sesuatu di bawah pilihan saat ini
    
* Keypad +: Perluas pilihan saat ini
    
* Keypad -: runtuh pilihan saat ini.
    
* PANAH KANAN: Perluas pilihan saat ini jika tidak diperluas, jika tidak pergi ke child pertama
    
* LEFT ARROW: runtuh pilihan saat ini jika diperluas, jika tidak pergi ke parent

Properties kontrol
    
* CTRL + TAB / CTRL + SHIFT + TAB: Pindah melalui properti tab

Aksesibilitas pintas
    
* Tekan SHIFT lima kali: Menampilkan StickyKeys dan mematikan
    
* Tekan ke bawah dan terus tombol SHIFT tepat untuk delapan detik: Menampilkan FilterKeys dan mematikan
    
* Tekan ke bawah dan terus tombol NUM LOCK selama lima detik: Menampilkan ToggleKeys dan mematikan
    
* Waktu ALT + SHIFT kiri + NUM LOCK: Menampilkan MouseKeys dan mematikan
    
* Waktu ALT + SHIFT kiri + PRINT SCREEN: Menampilkan kontras tinggi dan mematikan

Microsoft Natural Keyboard kunci
    
* Windows Logo: Start menu
    
* Windows Logo + R: Run dialog box
    
* Windows Logo + M: Minimize semua
    
* SHIFT + Windows Logo + M: Undo meminimalkan semua
    
* Windows Logo + F1: Bantuan
    
* Windows Logo + E: Windows Explorer
    
* Windows Logo + F: Mencari file atau folder
    
* Windows Logo + D: meminimalkan semua jendela yang terbuka dan menampilkan desktop
    
* CTRL + Windows Logo + F: Cari komputer
    
* CTRL + Windows Logo + TAB: Pindah fokus dari Start, ke toolbar Quick Launch, ke system tray (gunakan PANAH KANAN atau KIRI PANAH untuk memindahkan fokus ke item pada toolbar Quick Launch dan system tray)
    
* Windows Logo + TAB: Cycle melalui tombol taskbar
    
* Windows Logo + Break: kotak dialog Properti Sistem
    
* Aplikasi kunci: Menampilkan menu shortcut untuk item yang dipilih

Microsoft Natural Keyboard dengan perangkat lunak diinstal IntelliType
    
* Windows Logo + L: Log off Windows
    
* Windows Logo + P: Mulai Manager Cetak
    
* Windows Logo + C: Membuka Control Panel
    
* Windows Logo + V: Mulai Clipboard
    
* Windows Logo + K: Membuka kotak dialog Keyboard Properties
    * Windows Logo + I: Membuka kotak dialog Properti Mouse
    * Windows Logo + A: Mulai Aksesibilitas Pilihan (jika terpasang)
    
* Windows Logo + spasi: Menampilkan daftar tombol pintas Microsoft IntelliType
    
* Windows Logo + S: matikan CAPS LOCK dan mematikan

Kotak Dialog perintah keyboard
    
* TAB: Pindah ke kontrol berikutnya dalam kotak dialog
    
* SHIFT + TAB: Pindah ke kontrol sebelumnya di kotak dialog
    
* Spasi: Jika kontrol saat ini adalah sebuah tombol, klik tombol ini. Jika kontrol saat ini adalah kotak cek, ini matikan kotak centang. Jika kontrol saat ini adalah pilihan, ini memilih opsi tersebut.
    
* ENTER: Setara dengan mengklik tombol yang dipilih (tombol dengan garis besar)
    
* ESC: Setara dengan mengklik tombol Batal
    
* ALT + huruf bergaris bawah di item kotak dialog: Pindah ke item tersebut

Berlaku untuk
    
* Windows Server 2008 Datacenter
    
* Windows Server 2008 Enterprise
    
* Windows Server 2008 Standard
    
* Microsoft Windows Server 2003, Datacenter Edition (32-bit x86)
    
* Microsoft Windows Server 2003, Enterprise x64 Edition
    
* Microsoft Windows Server 2003, Enterprise Edition (32-bit x86)
    
* Microsoft Windows Server 2003, Enterprise Edition untuk Sistem berbasis Itanium
    
* Microsoft Windows Server 2003, Standard x64 Edition
    
* Microsoft Windows Server 2003, Standard Edition (32-bit x86)
    
* Microsoft Windows 2000 Server
    
* Microsoft Windows Millennium Edition
    
Microsoft Windows 98 Second Edition *
    
Microsoft Windows 98 Standard Edition *
    
* Microsoft Windows 95
    
* Windows Vista Business
    
* Windows Vista Enterprise
    
* Windows Vista Home Basic
    
* Windows Vista Home Premium
    
* Windows Vista Starter
    
* Windows Vista Ultimate
    
* Microsoft Windows XP Home Edition
    
Microsoft Windows XP Professional *
    
* Microsoft Windows XP Edisi Pemula
    
* Microsoft Windows XP Tablet PC Edition

 Semoga postingan ini bermanfaat..!

Read More »
12.10 | 1 komentar

Kamis, 20 Mei 2010

KEYWORD "RUN" LENGKAP.



Pernahkah anda mendenga istilah "RUN" pada komputer? Nah, Bagi Anda pengguna komputer yang males ngeklik-ngeklik untuk menjalan kan sebuah program, nah ini saya kasih daftar keyword yang bisa digunakan untuk membuka program melalui RUN. berikut daftarnya :

Accessibility Controls = access.cpl
Accessibility Wizard = accwiz
Add Hardware Wizard = hdwwiz.cpl
Add/Remove Programs = appwiz.cpl
Administrative Tools = control admintools
Adobe Acrobat ( if installed ) = acrobat
Adobe Distiller ( if installed ) = acrodist
Adobe ImageReady ( if installed ) = imageready
Adobe Photoshop ( if installed ) = photoshop
Automatic Updates = wuaucpl.cpl
Basic Media Player = mplay32
Bluetooth Transfer Wizard = fsquirt
Calculator calc Ccleaner(if installed) = ccleaner
C: Drive = c:
Certificate Manager = cdrtmgr.msc
Character Map = charmap
Check Disk Utility = chkdsk
Clipboard Viewer = clipbrd
Command Prompt = cmd
Command Prompt = command
Component Services = dcomcnfg
Computer Management = compmgmt.msc
Compare Files = comp
Control Panel = control
Create a shared folder Wizard = shrpubw
Date and Time Properties = timedate.cpl
DDE Shares = ddeshare
Device Manager = devmgmt.msc
Direct X Control Panel ( if installed ) = directx.cpl
Direct X Troubleshooter = dxdiag
Disk Cleanup Utility = cleanmgr
Disk Defragment = dfrg.msc
Disk Partition Manager = diskmgmt.msc
Display Properties = control desktop
Display Properties = desk.cpl
Display Properties(w/Appearance Tab Preselected ) = control color
Dr. Watson System Troubleshooting Utility = drwtsn32
Driver Verifier Utility verifier Ethereal(if installed) = ethereal
Event Viewer = eventvwr.msc
Files and Settings Transfer Tool = migwiz
File Signature Verification Tool = sigverif
Findfast = findfast.cpl
Firefox = firefox
Folders Properties = control folders
Fonts = fonts
Fonts Folder = fonts
Free Cell Card Game = freecell
Game Controllers = joy.cpl
Group Policy Editor ( xp pro ) = gpedit.msc
Hearts Card Game = mshearts
Help and Support = helpctr
Hyperterminal = hypertrm
Hotline Client = hotlineclient
Iexpress Wizard = iexpress
Indexing Service = ciadv.msc
Internet Connection Wizard = icwonn1
Internet Properties = inetcpl.cpl
Internet Setup Wizard = inetwiz
IP Configuration = ipconfig /all
IP Configuration (Display DNS Cache Contents) = ipconfig /displaydns
IP Configuration (Delete DNS Cache Contents) = ipconfig /flushdns
IP Configuration (Release All Connections) = ipconfig /release
IP Configuration (Renew All Connections) = ipconfig /renew
IP Config (Refreshes DHCP & Re-Registers DNS) = ipconfig /registerdns
IP Configuration (Display DHCP Class ID) = ipconfig /showclassid
IP Configuration (Modifies DHCP Class ID) = ipconfig /setclassid
Java Control Panel ( if installed ) = picpl32.cpl
Java Control Panel ( if installed ) = javaws
Keyboard Properties = control keyboard
Local Security Settings = secpol.msc
Local Users and Groups = lusrmgr.msc
Logs You Out of Windows = logoff
Malicious Software Removal Tool = mrt
Microsoft Access ( if installed ) = access.cpl
Microsoft Chat = winchat
Microsoft Excel ( if installed ) = excel
Microsoft Diskpart = diskpart
Microsoft Frontpage ( if installed ) = frontpg
Microsoft Movie Maker = moviemk
Microsoft Management Console = mmc
Microsoft Narrator = narrator
Microsoft Paint = mspaint
Microsoft Powerpoint = powerpnt
Microsoft Word ( if installed ) = winword
Microsoft Syncronization Tool = mobsync
Minesweeper Game = winmine
Mouse Properties = control mouse
Mouse Properties = main.cpl
MS-Dos Editor = edit
MS-Dos FTP = ftp
Nero ( if installed ) = nero
Netmeeting = conf
Network Connections = control netconnections
Network Connections = ncpa.cpl
Network Setup Wizard = netsetup.cpl
Notepad = notepad
Nview Desktop Manager ( if installed ) = nvtuicpl.cpl
Object Packager = packager
ODBC Data Source Administrator = odbccp32
ODBC Data Source Administrator = odbccp32.cpl
On Screen Keyboard = osk
Opens AC3 Filter ( if installed )= ac3filter.cpl
Outlook Express = msimn
Paint = pbrush
Password Properties = password.cpl
Performance Monitor = perfmon.msc
Performance Monitor = perfmon
Phone and Modem Options = telephon.cpl
Phone Dialer = dialer
Pinball Game = pinball
Power Configuration = powercfg.cpl
Printers and Faxes = control printers
Printers Folder= printers
Private Characters Editor = eudcedit
Quicktime ( if installed ) = quicktime.cpl
Quicktime Player ( if installed ) = quicktimeplayer
Real Player ( if installed ) = realplay
Regional Settings = intl.cpl
Registry Editor = regedit
Registry Editor = regedit32
Remote Access Phonebook = rasphone
Remote Desktop = mstsc
Removable Storage = ntmsmgr.msc
Removable Storage Operator Requests = ntmsoprq.msc
Resultant Set of Policy ( xp pro ) = rsop.msc
Scanners and Cameras = sticpl.cpl
Scheduled Tasks control= schedtasks
Security Center = wscui.cpl
Services = services.msc
Shared Folders = fsmgmt.msc
Sharing Session = rtcshare
Shuts Down Windows = shutdown
Sounds Recorder = sndrec32
Sounds and Audio = mmsys.cpl
Spider Solitare Card Game = spider
SQL Client Configuration = clicongf
System Configuration Editor = sysedit
System Configuration Utility = msconfig
System File Checker Utility ( Scan Immediately ) = sfc /scannow
System File Checker Utility ( Scan Once At Next Boot ) = sfc /scanonce
System File Checker Utility ( Scan On Every Boot ) = sfc /scanboot
System File Checker Utility ( Return to Default Settings) = sfc /revert
System File Checker Utility ( Purge File Cache ) = sfc /purgecache
System File Checker Utility ( Set Cache Size to Size x ) = sfc /cachesize=x
System Information msinfo32 System Properties = sysdm.cpl
Task Manager = taskmgr
TCP Tester = tcptest
Telnet Client = telnet
Tweak UI ( if installed ) = tweakui
User Account Management = nusrmgr.cpl
Utility Manager utilman
Volume Serial Number for = C: label
Volume Control = sndvol32
Windows Address Book = wab
Windows Address Book Import Utility = wabmig
Windows Backup Utility ( if installed ) = ntbackup
Windows Explorer = explorer
Windows Firewall = firewall.cpl
Windows Installer Details = msiexec
Windows Magnifier = magnify
Windows Management Infrastructure = wmimgmt.msc
Windows Media Player = wmplayer
Windows Messenger = msnsgs
Windows Picture Import Wizard (Need camera connected) = wiaacmgr
Windows System Security Tool = syskey
Windows Script host settings = wscript
Widnows Updte Launches = wupdmgr
Windows Version ( shows your windows version ) = winver
Windows XP Tour Wizard = tourstart
Wordpad = write
Zoom Utility = igfxzoom

Semoga postingan ini bermanfaat...!!


Read More »
11.54 | 0 komentar

Selasa, 11 Mei 2010

Disk boot failure - Insert system disk and press Enter

Disk boot failure - Insert system disk and press Enter , Pernahkah anda menemukan dialog seperti ini ketika menghidupkan komputer? Pengalaman ini saya alami ketika saya diminta benerin komputer  sepupu yang lama tidak dioperasikan, waktu dihidupkan monitor tidak bisa hidup menampilkan.. terpaksa saya bawa pulang, kemudian saya coba dengan monitor komputer yang di rumah, ternyata bisa..tapi komputer tidak mau melakukan booting dengan ditandai dialog Disk boot failure - Insert system disk and press Enter. Setelah sbeberapa lama saya utak atik ( termasuk hardwarenya ) tetep aja tidak mau booting..terpaksa nyari-nyari informasi..hah tapi akhirnya dapet juga, ternyata langkah-langkahnya tidak jauh dari yang saya bayangkan sebelumnya, hehe.. !! ok, langsung aja dipaparkan Tips N' Trik nya..hehe..!!!

Penyebabnya ada macem-macem tu, bisa jadi karena ada disket/CD/DVD yang masih tertinggal di drive, kalau emang ada, keluarin tu semua dari drivenya, kemudian restart.
Atau bisa jadi disebabkan karena booting BIOS salah, atur urutan booting BIOS supaya drive C yang lebih duluan dijalankan
Atau bisa jadi ada file yang corrupt atau hilang atau rusak, sehingga OS tidak terdeteksi.

Nah dari sedikit tips ini tentunya anda bisa mengembangkannya sendiri kan, sebenernya masih banyak kemungkinan-kemugkinan terjadinya masalah seperti ini..tapi kebetulan pengetahuan saya masih cetek..jadi ya segini aja dulu yah..hehehehe.
Selamat mencoba ya,,,Semoga bermanfaat!!

Read More »
10.39 | 2 komentar

Friends!